Lagi cek email, eh nemu cerita yang dulu pernah mau di-post di blog ini... Cerita diambil dari sini. Baru ketemu, jadi baru di-publish deeh.. Selamat membaca :D
Tampilkan postingan dengan label Jejak Karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jejak Karya. Tampilkan semua postingan
Minggu, 10 Februari 2013
New
Sabtu, 29 Oktober 2011
New
Halooo... udah lama blog ini gak dijenguk yah? Kalau diibaratkan rumah, sepertinya sudah banyak
laba-laba yang membuat sarang di sini..hehehe...
Nah, supaya gak jadi sarang laba-laba beneran, kali ini saya mau posting tulisan lagi. Tulisan ini terinspirasi dari sebuah fabel karangan Aesop. Ketika saya mencari contoh fabel untuk anak-anak, entah kenapa saya tertegun cukup lama saat membaca cerita yang satu ini. Satu hal, dongeng atau fabel memang memuat pesan moral. Dan pesan itu tidak menggurui.
Itu sebabnya, sampai saat ini saya masih suka membaca cerita-cerita dongeng (tentu saja bukan yang isinya tentang putri-putrian ya :D)Minggu, 22 Mei 2011
New
![]() |
| Tsukumo Ryosuke |
Nah, kenapa akhirnya saya mau mengulas tentang film Mr. Brain di blog saya ini. Tidak lain dan tidak bukan adalah karena begitu menariknya film ini. Saya memang beberapa kali menemukan ketertarikan ketika menonton film yang menurut saya bagus. Tapi, untuk film yang satu ini, bagi saya, memerlukan lebih dari kata BAGUS. Daripada berlama-lama, lebih baik langsung saja saya ceritakan asal mula saya menonton film ini dan di mana letak lebih-dari-bagus-nya film ini.
Rabu, 05 Mei 2010
New
Akhir-akhir ini, saya merasa teman-teman saya semakin mellow menghadapi akhir semester. Bukannya sibuk dengan skripsi yang (katanya) menyita waktu dan tenaga, kami malah sibuk ngumpul sana-sini, jalan bareng, makan bareng, pokoknya keseringan barengnya deh... Kadang-kadang, saya bertanya dari lubuk hati terdalam (ciahhh....) "kenapa sekarang kami malah lebih sering ngumpul dari sebelumnya?" dan saya juga menjawab sendiri (halahh...) "mungkin karena kami tahu, sebentar lagi kami akan berpisah. Kami tahu, tak banyak lagi waktu kami untuk bersama." ahhh....tuh kan... (mulai mellow lagi..haha..). Tidak hanya sekadar di dunia nyata, di dunia maya pun, kami selalu bersama (sama-sama nyampah maksudnya...hahahaha...). Kelakuan kami semakin menunjukkan kelabilan kami, mulai dari nyampah di status, nge-tag-in di status, perang komen di status, dan terakhir, perang notes. Salah seorang sahabat membuat tulisan di notes-nya dan (tentu saja) nge-tag kami semua. Saya menyukai notes-nya kali ini karena tak seperti biasanya yang labil, kali ini tulisannya sangat berbobot (hahaha...piss Num...:p). Saya pun meminta izin untuk memuat tulisannya di blog saya, ini dia tulisannnya... dan menurut saya, akan pas sekali jika lagu Project pop yang "Ingatlah Hari Ini" jadibacksound-nya..hehe...
Kamis, 29 April 2010
New
Sebenarnya, saya tidak terlalu suka puisi. Jangankan bikin, memahaminya saja seringkali membuat dahi ini berlipat-lipat..(apa cobaaa?hahaha..) Tapi puisi-puisi di bawah ini memang sangat bagus menurut saya... Puisi-puisi ini diambil dari buku kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono yang berjudul Hujan Bulan Juni. Ini dia beberapa puisinya...
AKU INGIN
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
1989
BERJALAN KE BARAT WAKTU PAGI HARI
waktu berjalan ke barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di belakang
aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan
aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang telah menciptakan bayang-bayang
aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang harus berjalan di depan
BERJALAN KE BARAT WAKTU PAGI HARI
waktu berjalan ke barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di belakang
aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan
aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang telah menciptakan bayang-bayang
aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang harus berjalan di depan
1971
TENTANG MATAHARI
Matahari yang di atas kepalamu itu
adalah balonan gas yang terlepas dari tanganmu
waktu kau kecil, adalah bola lampu
yang di atas meja ketika kau menjawab surat-surat
yang teratur kau terima dari sebuah Alamat,
adalah jam weker yang berdering
sedang kau bersetubuh, adalah gambar bulan
yang dituding anak kecil itu sambil berkata:
"Ini matahari! Ini matahari!"
Matahari itu? Ia memang di atas sana
supaya selamanya kau menghela
bayang-bayanganmu itu
TENTANG MATAHARI
Matahari yang di atas kepalamu itu
adalah balonan gas yang terlepas dari tanganmu
waktu kau kecil, adalah bola lampu
yang di atas meja ketika kau menjawab surat-surat
yang teratur kau terima dari sebuah Alamat,
adalah jam weker yang berdering
sedang kau bersetubuh, adalah gambar bulan
yang dituding anak kecil itu sambil berkata:
"Ini matahari! Ini matahari!"
Matahari itu? Ia memang di atas sana
supaya selamanya kau menghela
bayang-bayanganmu itu
