Jumat, 22 April 2011

Ketika...

09.46
Ketika kaudengar tak ada seorang pun menyapamu...
Ketika kaurasa tak ada seorang pun merangkulmu...
Ketika kaulihat tak seorang pun sekadar melirikmu...
Ketika kau berpikir bahwa bahkan kau seperti tiada...

Ingatlah bahwa Allah tak akan membiarkanmu sendiri...
Allahu ma'anaa... :)

Minggu, 17 April 2011

Pengemudi "Pengganggu"

21.18
Masih berhubungan dengan postingan sebelumnya, kali ini saya ingin menulis tentang pengemudi yang "mengganggu". Tidak hanya mengganggu "dunia" saya ketika di atas motor, tetapi juga mengganggu konsentrasi penuh saya dalam berkendaraan. Beberapa pengemudi ini biasanya membuat saya menatap tajam dari balik helm, atau minimal mengubah ekspresi wajah saya yang kalau dalam dunia sms atau chat sering digambarkan dengan icon seperti ini --> -___- 

Senin, 11 April 2011

Duniaku Teralihkan

05.56
Halo, lama juga ya tidak memperbarui blog ini. Nah, daripada tidak diisi sama sekali, lebih baik diisi walaupun cuma sedikit. Terinspirasi dari blog-nya Adit (bisa klik di Link Teman di samping dengan nama Adytia Fitriana), yang menulis tentang hal-hal yang membuat perhatiannya teralihkan ketika di angkot, kali ini saya juga ingin menulis dengan tema yang sama. Yang sedikit membedakan mungkin hanya tentang tempat. Kalo Adit menulis tentang angkot, saya tentang motor. 

Senin, 31 Januari 2011

Kampung Inggris Part 1 (Wisata Kuliner)

08.02
Halo, lama tak berbagi kata di sini... Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman saya selama berada di Kampung Inggris. Kampung Inggris (KI) terletak di Pare, Kediri, Jawa Timur. Kenapa disebut Kampung Inggris? Menurut desas-desus yang beredar di masyarakat disertai fakta yang ada di lapangan, tempat ini disebut Kampung Inggris karena banyak tempat les bahasa Inggris di sini. Mengenai sejarahnya, saya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut karena yang dibahas dalam tulisan ini bukan mengenai sejarah Kampung Inggris :P

Kali ini, saya akan mengajak Anda untuk berwisata kuliner. Makanan yang saya jelaskan di sini adalah makanan yang pernah bahkan sering saya konsumsi selama saya berada di sana. Sekadar info, makanan di sini harganya jauuuuuuh lebih murah bila dibandingkan dengan di Jakarta (ya iya laaah! :d). Oh iya, untuk beberapa menu makanan sebenarnya sudah biasa ditemui di Jakarta, tapi bagi saya yang pecinta kuliner (baca: pemakan apa saja asal halal) setiap makanan pasti punya cita rasa yang berbeda-beda meski dengan nama yang sama. Bagi saya pribadi, hasil akhirnya sih tetap sama : Semua enak! :d Nah, makanan apa sajakah yang pernah mampir ke tenggorokan dan lambung saya, silakan menikmati cerita dan gambarnya! :D

Rabu, 29 Desember 2010

Di balik sedih, ada bahagia menanti... (ihiiiiy!)

04.21
Kali ini yang saya posting bukan tentang perjalanan dengan makna denotasi, melainkan dengan makna konotasi. Perjalanan memang tidak hanya tentang soal pergi ke satu tempat atau sampai ke tempat tertentu, bukan? Perjalanan juga merupakan sebuah proses. Proses untuk sampai ke sesuatu yang menjadi tujuan. Perjalanan adalah proses, begitu juga dengan hidup. Agak berat memang analoginya, hehe... Tapi kali ini saya memang ingin menulis tentang perjalanan hidup, proses dalam hidup. Banyak sebenarnya yang dimaksud dengan proses dalam hidup, tetapi saya hanya ingin menulis tentang salah satu yang simpel, sedih dan bahagia. Itu pun tidak secara keseluruhan karena berbagai keterbatasan.